Test Aplikasi di Real Device via Wifi

Saat ini emulator-emulator android telah banyak bermunculan, seperti bawaan dari android, bluestack, genymotion dan mungkin masih banyak lagi. Tapi apalah daya, spesifikasi laptop yang standar, RAM hanya 2GB, untuk menjalankan Android Studio saja sudah mentok. Solusi terbaiknya ya memakai device android untuk testing aplikasinya.

Pemakaian real device untuk testing aplikasi android memberikan banyak keuntungan. Kita bisa memaksimalkan sensor yang ada didevice kita untuk dicoba. Misal sensor kompas, untuk testing aplikasi kiblat misalnya. Selain itu juga, dengan pemakaian real device sebagai tester device, menghemat pemakaian memory dilaptop kita, jadi kita dapat memaksimalkan kerja laptop kita untuk coding ataupun mencari referensi tentang android di browser misalnya.

Untuk dapat menggunakan real device sebagai tester, dibeberapa kasus tidak membutuhkan aplikasi tambahan. Namun ada juga device yang perlu tambahan aplikasi agar dapat dideteksi oleh adb, sehingga dapat digunakan untuk testing aplikasi. Untuk detailnya dapat dilihat ditutorial Menjalankan Aplikasi pada Real Device.

Tutorial kali ini, akan membahas bagaimana testing aplikasi dengan real device via wifi bukan kabel. Caranya cukup mudah, hanya perlu mengakses adb dan mengatur beberapa setingan. Adb dapat diakses melalui command prompt ataupun terminal yang terdapat didalam android studio.

Ketika awal buka terminal, biasanya menuju ke user yang sedang dipakai login saat itu. Padahal untuk dapat menggunakan adb, kita harus menuju direktori file adb itu berada. Jika letaknya cukup dalam, agak repot juga mengaturnya, belum kalau lupa perintah-perintah di-cmd, belum lagi kalau lupa letak file adb berada. Saya akan berikan tips, agar file adb ini bisa langsung dieksekusi dimanapun lokasi berada saat itu.

Langkah-langkahnya:

  1. Carilah lokasi file adb berada, biasanya terletak didalam : sdk\platform-tools, contoh lokasi file adb saya berada di D:\Software\Pemrograman\adt-bundle-windows-x86_64-20140702\sdk\platform-tools\
  2. Buka explorer, lalu klik kanan pada This PC, lalu pilih Properties(Windows 8)
    1
  3. Setelah itu, masuk ke Advanced system settings>Environment Variables, lalu cari Variable Path pada kategori System variables
    2
  4. Edit value dari Path, jika value dari Path sudah terisi sebelumnya, tambahkan titik koma (;) sebagai pemisah untuk value yang lain. Isikan dengan path dari lokasi file adb anda, misal : ;D:\Software\Pemrograman\adt-bundle-windows-x86_64-20140702\sdk\platform-tools\
  5. Setelah itu klik Ok, dan restart komputer anda.
  6. Sekarang perintah adb sudah dapat digunakan langsung dimana saja, tanpa perlu menuju folder dari lokasi tempat file adb anda berada.
    3

 

Sekarang tinggal konfigurasi untuk connect via wifinya.

  1. Sambungkan device dengan komputer via usb, lalu buka command prompt, dan ketik:
    adb tcpip 5555
  2. Lepas usb, lalu ketik lagi :
    adb kill-server
  3. Sambungkan laptop dan device ke wifi dalam jaringan yang sama. Lalu dapatkan ip address dari device. Biasanya terletak di settings>wifi>advanced>ip address.
  4. Setelah mendapatkan ip address device, ganti ip_address dibawah dengan ip address dari device anda.
    adb connect ip_address
  5. Jika muncul informasi, connected to ip_address, berarti device anda berhasil terhubung via wifi, dan dapat digunakan untuk testing aplikasi.
  6. Jika ingin mengeceknya kembali, ketik:
    adb devices